Selama beberapa minggu terakhir, banyak konsumen mulai mengeluhkan perubahan harga telur di pasar tradisional maupun minimarket. Telur, yang biasanya menjadi salah satu bahan pangan paling stabil dan terjangkau, kini justru mengalami kenaikan harga di berbagai daerah. Tercatat di Gorontalo, harga telur mencapai Rp50.000.

Beberapa pasar bahkan mencatat harga yang mencapai titik tertinggi dalam beberapa bulan terakhir.  Kondisi eini membuat banyak orang bertanya-tanya: “Sebenarnya apa penyebab harga telur naik kali ini?” Apalagi telur adalah bahan pangan yang hampir setiap hari dibeli rumah tangga, digunakan pelaku kuliner, dan menjadi komponen penting di banyak industri makanan. Kenaikan kecil saja bisa terasa signifikan bagi banyak pihak.

Fenomena harga telur ayam naik ini memang bukan hal baru. Namun, pola kenaikannya belakangan cukup sering terjadi sehingga menimbulkan kekhawatiran apakah ada masalah pada produksi, distribusi, atau lonjakan permintaan yang tidak terpantau. Untuk memahami situasinya,  perlu melihat beberapa faktor yang mempengaruhi harga telur di tingkat peternak hingga sampai ke konsumen.


Penyebab Harga Telur Naik yang Paling Umum Terjadi

Kenaikan harga telur biasanya tidak berdiri sendiri. Ada sejumlah faktor harga telur naik yang saling mempengaruhi, mulai biaya produksi hingga kebiasaan belanja masyarakat pada periode tertentu.

1. Harga pakan yang meningkat tajam

Pakan adalah komponen terbesar dalam biaya produksi telur, 70% beban biaya operasional ada pada pakan ayam. Ketika harga jagung dan soy bean meal melonjak, peternak otomatis harus mengeluarkan biaya operasional lebih untuk mempertahankan produksi. Kondisi ini sering menjadi alasan utama kenapa harga telur naik, karena tingginya biaya produksi

2. Permintaan naik 

Harga telur naik sebenarnya normal terjadi pada momen tertentu. Menjelang hari besar, awal bulan, musim hajatan, hingga periode sekolah masuk, permintaan telur biasanya naik cukup signifikan.

Seperti saat ini, Adanya program MBG (Makan Bergizi Gratis) atau momen Nataru yang sudah dekat, semakin membuat permintaan telur meningkat. Ketika Nataru yang sudah dekat, semakin membuat permintaan telur meningkat. Ketika permintaan melampaui pasokan, harga pun ikut terdorong naik. Situasi seperti ini hampir selalu terjadi secara berkala.

3. Produksi telur turun akibat siklus ayam

Ayam petelur memiliki siklus produksi. Jika banyak ayam memasuki masa molting atau peternak mengurangi jumlah populasi karena tingginya harga pakan, produksi telur di tingkat peternak akan turun. Produksi turun akan membuat pasokan telur di pasaran berkurang dan tentu membuat harga naik.

4. Distribusi Terganggu

Cuaca buruk, kenaikan BBM, atau masalah logistik bisa menyebabkan pasokan terlambat sampai ke pasar. Daerah yang jauh dari sentra peternakan biasanya mengalami kenaikan harga lebih cepat karena biaya transportasi ikut meningkat.


Bagaimana Menyikapi Kenaikan Harga Telur?

Dalam jangka pendek, konsumen bisa menyesuaikan menu atau membeli telur sesuai kebutuhan. Bagi pelaku usaha, diversifikasi menu atau porsi bisa membantu menjaga margin tanpa mengorbankan kualitas produk.

Dalam jangka panjang, stabilisasi harga bahan baku seperti pakan dan peningkatan efisiensi distribusi menjadi langkah penting agar fluktuasi tidak terlalu sering terjadi. Pemahaman terhadap penyebab harga telur naik juga membantu konsumen dan pelaku usaha lebih siap menghadapi perubahan harga di pasar.

Harga pakan yang terus naik tentu akan berpengaruh ke biaya operasional, peternak ayam petelur bisa dengan melakukan subsitusi pakan atau membuat pakan mix dengan bahan yang lebih murah namun tetap memenuhi kebutuhan nutrisi ayam.




Supplier Telur Terpercaya di Jawa Tengah!

Cari telur ayam segar dan berkualitas? Di Senta Gemilang Mulia, kamu bisa dapat pasokan telur yang fresh, bersih, dari kandang sendiri, dan siap dipakai untuk kebutuhan usaha, warung, partai kecil, dan partai besar. 

Sentra Gemilang Mulia melayani pengiriman telur ke Yogyakarta, Kulon Progo, Karanganyar, dan Temanggung!

Mau tanya harga dan cek ketersedian stok? Hubungi kami melalui WhatsApp 0811-2700-7431, atau kunjungi Instagram kami di @Sentra_Gemilang_Mulia